Beragam Warna, Satu Asa di Cipayung

Posted in Uncategorized on 23 July 2011 by akubangga

Oleh Miftakhul. Wartawan yang lahir di Lamongan.

Rambutnya sudah didominasi warna putih. Salah satu tanda bahwa laki-laki itu sudah cukup berumur. Kendati begitu, semangatnya tetap terjaga. Bahkan, begitu menyala jika bersinggungan dengan bulu tangkis.
Christian Hadinata laki-laki itu. Usianya sudah lebih dari 60 tahun. 3/4 dari umurnya tersebut dijalaninya di bulu tangkis. Hanya di masa kecil saja, Christian tidak sepenuhnya bertalian dengan bulu tangkis. Masa kecilnya juga diisi dengan bermain sepakbola.
”Para pendahulu kita telah mewariskan sesuatu yang luar biasa berupa prestasi bulu tangkis. Sebagai generasi penerus saya merasa bertanggungjawab untuk melestarikannya,” ujarnya.
Continue reading

Secercah Cahaya di Jalan Sunyi

Posted in Uncategorized on 6 September 2010 by akubangga

Karina Adistiana - Psikolog Pendidikan di Bogor

Saya, walaupun bukan seorang seniman, adalah seorang penikmat berbagai bentuk karya seni, mulai dari novel, seni lukis, tari, teater, musik, dan lain-lain. Saya sangat bersyukur lahir dan besar di negeri yang masih menghargai budayanya. Sekian ribu pulau yang berada dalam kawasan NKRI memang membuat Indonesia menjadi negeri yang kaya akan seni dan budaya dengan berbagai keragamannya. Petualangan saya mengagumi seni dan budaya Indonesia sudah sejak kecil dimulai. Lahir dari orangtua yang masih berusia awal 20an ketika menikah menjadi keuntungan tersendiri. Jiwa muda dan kecintaan mereka terhadap karya seni membuat saya mengenal ludruk, srimulat, reog, dan berbagai pertunjukan tari dan wayang sejak kami kecil. Tidak hanya itu, rumah kami selalu dipenuhi dengan lagu daerah, lagu nasional, hingga lagu pop dan rock yang sering kami nyanyikan bersama. Lagu-lagu Bimbo, Koes Plus, Iwan Fals, dan Gombloh yang banyak mengangkat nasionalisme sudah biasa saya dengar dari ayah dan ibu mungkin sejak bayi.

Continue reading

Aku Bangga Karena Kalian Anak Indonesia (Erlangga Agustino Landiyanto)

Posted in Uncategorized on 3 September 2010 by akubangga

Aku berulang-kali mencermati halaman-demi halaman dalam blog “aku bangga aku anak indonesia.” Isinya benar-benar membuat aku terbang. Membawaku pergi melampaui waktu dan mendatangi masa saat Republik ini menjejakkan kaki. Jutaan orang rela kehilangan nyawa demi masa yang tidak sempat mereka nikmati. Mengorbankan diri untuk negeri impian. Negeri yang dianggap mustahil saat mereka hidup.

Membaca goresan hari para penulis muda tentang negeri ini di blog itu, seperti mendengar kisah perjuangan masa lalu dalam format masa kini. Heroik dan menginspirasi. Jiwa para pahlawan telah menitis dalam tubuh mereka. Memberikan suntikan semangat bagi bangsa yang rapuh. Menegakkan jiwa penerus negeri ini.

Di blog itu, aku juga melihat wujud Kartini masa kini. Yang selalu ingin membuat perubahan dan berani memulai. Yang selalu berusaha menginspirasi untuk menyatukan semangat anak bangsa. Bila ada yang bertanya kenapa aku bangga aku anak Indonesia, aku akan menjawab dengan tegas bahwa aku bangga karena mereka anak muda negeri ini.

Catatan: Buat Ayu Kartika Dewi, maaf, aku coba menulis tapi sampai sekarang ngga ada inspirasi. Aku coba nuruti saranmu untuk melihat-lihat tulisan di blog itu, aku malah terkagum-kagum dengan tulisan mereka. Jadinya ngga nulis deh.

Praja Muda Karana

Posted in Uncategorized on 25 August 2010 by akubangga

Muhammad Fahrisya Isma (Caca) – anggota Pramuka, anak Indonesia di Medan, Sumatera Utara

Bundaku adalah seorang manusia yang menurutku sangat luar biasa. Beliau adalah inspirasi perjalanananku sampai saat ini. Selama hidupnya, Bunda selalu berkreasi tanpa henti, mendidik anak-anak bangsa dengan caranya sendiri, dan tanpa lelah membantu Bapak dalam menghidupi keluarga. Bunda jualah yang mengajarkanku tentang bagaimana bertahan hidup, bersopan santun, dan menghargai orang lain. Yang paling tak bisa kulupakan adalah bagaimana Bundaku tercinta selalu berbagi terhadap sesama. Hingga akhir hayatnya ia selalu terkenang indah di hati orang-orang yang pernah mengenalnya: keluarga, masyarakat di lingkungan sekitar, hingga seluruh warga Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Deli Serdang di mana ia telah mengabdikan dirinya mendidik anak bangsa.

Bundalah yang telah membawaku memasuki dunia kepramukaan sejak umurku masih 5 tahun. Pramuka telah menjadi wadahku berkreasi, mengembangkan diri, dan mendapat teman-teman baru dari seluruh pelosok negeri. Hingga kini, telah 21 tahun aku bergelut dalam kegiatan Pramuka.

Continue reading

Indonesia, Punya Siapapun yang Cinta

Posted in Uncategorized on 19 August 2010 by akubangga

Ratnasari Dewi a.k.a. Dewi Greenjo – anak Indonesia di San Antonio, Texas

Manusia memang tidak pernah bisa memilih mau kelamin apa, lahir dari orang tua yang mana, mau jadi bangsa dan rasa tertentu.

Ternyata memang begitu adanya. Bukan berarti kita tidak boleh menanyakan kepada Sang Pencipta kenapa kita dilahirkan dari ibu kita, menjadi anak bapak kita, dilahirkan menjadi bangsa tertentu, dengan warna kulit, bentuk dan warna rambut, dan kenapa kita laki-laki atau perempuan. Boleh-boleh saja. Tapi bisa saya jamin, hampir pasti memang kita tidak bisa memilih itu.

Begitu juga menjadi orang Indonesia, yang terlahir di Indonesia tidak bisa memilih untuk tidak jadi orang Indonesia. Bisa saja kemudian pindah warga negara, tapi toh tetap saja, darah kita tetap darah Indonesia. Jadi sebenarnya apa yang menjadikan seseorang itu Indonesia? Setelah agak lama berpikir, sepertinya ada beberapa hal. Pertama, yang lahir, tumbuh, dan tinggal di Indonesia. Kedua, bisa jadi tidak lahir di Indonesia, tapi bernafas dari udaranya, makan dari tanahnya, dan hidup di hamparan buminya untuk jangka waktu tertentu, itu sudah cukup menjadikan seseorang itu Indonesia. Ketiga, yang mau dimanapun dia berada, dia tetap mengaku Indonesia adalah negaranya. Mengakuinya dengan bangga, tentu saja.
Continue reading

Belajarlah dari Sejarah Indonesia

Posted in Uncategorized on 19 August 2010 by akubangga

Deniey A. Purwanto – pendidik dan peneliti ekonomi –anak Indonesia di Depok

Kakek istriku adalah pejuang, mantan tentara Heiho di jaman penjajahan Jepang yang kemudian menjadi tentara angkatan udara Indonesia. Beliau sering bercerita bagaimana dulu bergerilya dan bertempur di masa perjuangan kemerdekaan. Di suatu kesempatan kakek istriku bertanya kepadaku, “Nak,mengapa orang harus belajar sejarah?”. Aku terdiam, berpikir dan termenung. Apa sejatinya maksud dari pertanyaan kakek ini. Kemudian istriku yang kala itu duduk tepat di sampingku berbisik, ”Agar kita dapat belajar dari apa yang telah dilakukan para pendahulu kita dan menjadi orang yang bijak”. Suatu ungkapan yang sangat mendalam yang mungkin sudah jarang sekali terpikirkan saat ini.

Continue reading

Muffin Rasa Cabe

Posted in Uncategorized on 16 August 2010 by akubangga

Nova Doloksaribu – Pekerja Kemanusiaan di Jakarta

‘Indonesia? WOOOW!!’, ‘Borneo! Kalimantan! Nice!’ Begitulah kira- kira respon yang sering saya terima saat saya memperkenalkan diri dengan singkat, ‘Hi, my name is Nova; I’m from West Borneo, Indonesia.’ Kata ‘wow’ yang panjang dengan nada semangat dan wajah berbinar itu membuat saya merasa seketika memiliki ilmu meringankan tubuh dan terbang dengan sayap kebanggaan sebagai seorang anak Indonesia.

Keikutsertaan saya mewakili Indonesia dalam program Pertukaran Pemuda Indonesia Canada tahun 2005 di sebuah kota kecil di provinsi British Columbia, secara drastis menumbuhkan wawasan kebangsaan dan rasa bangga saya menjadi seorang anak Indonesia. Program Pertukaran ini adalah program pemerintah untuk membina generasi muda kedua bangsa agar saling mengenal dan belajar tentang perkembangan pembangunan, adat istiadat, budaya, pembangunan ekonomi, pembangunan daerah pedesaan negara lainnya. Namun dampak yang paling mengena bagi diri saya adalah menyalanya rasa patriotisme di dada saya.

Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.